METROSULBARCOM-(MAMUJU) -Pemuda ini ditangkap akibat ulahnya sendiri,memanfaatkan saat orang panik menyelamatkan diri pada saat Gempa 6,2 Magnitodo.
Satu persatu pelaku kriminal saat orang panik menyelamat lari kepengungsian ia memanfaatkan situasi pada saat lengah pasca gempa berhasil di ringkus team Python Polres Metro Mamuju.
Kali ini, team Python kembali berhasil mengamankan 1 orang pemuda tanggung berinisial “DPM” di salah satu rumah yang berlokasi di Jln. Ranggong Kelurahan Rimuku Kabupaten Mamuju .
Selain berhasil mengamankan pelaku, team python juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 19 unit Handphone dari berbagai jenis merk yang merupakan hasil curian di reruntuhan bangunan toko istana phone.
Saat dikonfirmasi, Minggu (07/02/21) Kapolre Mamuju Kombes pol. Iskandar menjelaskan bahwa kasus ini terungkap setelah team python melakukan penyelidikan atas laporan pemilik toko.
Dari hasil penyelidikan, Team python menemukan salah satu handphone berada dalam penguasaan lelaki “MSA” dan menurut pengakuannya, handphone tersebut ia dapatkan dari kakak kandungnya lelaki “DPM” yang pada saat itu juga langsung diamankan.
Dari hasil Interogasi lelaki “DPM”, ia mengakui telah melakukan pencurian di toko istana phone yang berlokasi di Jl. Ks Tubun dan kemudian menyerahkan barang bukti lainnya.
“Disaat orang-orang melakukan pengungsian dan meninggalkan rumah pada Gempa tanggal 15 januari 2021 yang lalu, pelaku memanfaatkan situasi tersebut dengan mencuri di bangunan yang runtuh akibat gempa”, tutur Kapolres Mamuju.
Saat ini pelaku berikut barang buktinya berupa 6 unit Tab merk Advan, 3 unit Hp merk Maxtron, 2 unit Hp merk Advan, 1 unit Hp merk brand, 1 unit Hp merk Nexcom, 2 unit Hp merk Aldo dan 4 unit Hp merk reflika telah diamankan di Mapolresta Mamuju untuk Proses lebih lanjut.
(Hendrik)


















