Metro sulbar.com(Mamuju)- dalam masa kerja seratus hari pertama kepala Desa bonda
Mempersiapkan generasi cerdas.

Dimana Bahwa program pemerintah,bersama dengan pemerintah Desa bonda mempersiapkan generasi cerdas,berakhlak
dan beradat.dengan istilah,,MANARAN,,
Istilah ini diambil dari bahasa asli bonda
Yang berarti generasi cerdas.Dengan adanya program ,,MANARAN ,,khusus di Desa bonda,maka pada tahun ini tidak ada
Lagi stanting.karena adanya program ,,MANARAN,,atau persiapan generasi cerdas
Sejak dini.

Dalam program ini pemerintah Desa bonda memberikan apresiasi kepada dua
Hal,yang pertama adalah ibu hamil dan melahirkan di puskesmas,dan yang kedua
Adalah sangro atau dukun beranak yang yang bersinergi dengan bidang dan perawat yang ada di Desa bonda,yang biasa mendampingi ibu hamil sejak masa identifikasi hamil sampai melahirkan,dan melahirkan dipuskesmas.khusus
Di Puskesdes desa bonda ada tiga bidang
Dan dua perawat,sementara sangro atau
Dukun yang biasa mendampingi bumil,hampir setiap dusun ada.adapun nilai atau jumlah besaran apresiasi kepada
Ibu hamil yang melahirkan di puskesmas
Dan sangro atau dukun yang biasa mendampingi ibu yang melahirkan itu di kondisikan.Artinya nanti diberikan apresiasi ketika ada lagi yang didampingi.

Kepala desa bonda mengatakan bahwa untuk mengupayakan atau upaya-upaya
Untuk mensukseskan program pemerintah.Maka pemerintah Desa bonda menyiapkan berdapil (bersama dapur ibu
Hamil).Dengan adanya berdapil maka persiapan gizi ibu dan janin dalam kandungan sudah terpenuhi.Inilah yang dimaksud mempersiapkan generasi cerdas sejak dini.

Di dusun tuansang desa bonda kabupaten
Mamuju provinsi Sulawesi barat,salah seorang masyarakat yang menerima apresiasi dari pemerintah Desa bonda adalah Hannang karena istrinya melahirkan di puskesmas dan didampngi
Oleh bidang bersama dengan sangro pendampingnya.kepala Desa bonda mengatakan bahwa setiap masyarakat
Yang isterinya melahirkan di Desa bonda
Tetap kami berikan apresiasi demi mendukung dam mensukseskan program
Pemerintah,khusus di Desa bonda.

(Umar/METROSULBAR).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini