MAMASA- Pembangunan rehabilitasi ruang perpustakaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)Kemilau Bangsa yang telletak di Desa Osango Kecamatan Mamasa ,Kabupaten Mamasa ,Sulawesi Barat. Yang bersumber dari anggaran dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2021 menuai pertanyaan.
Berdasarkan pantauan Lsm Dan wartawan yang dikabupaten Mamasa terlihat progres pembngunan ruang perpustakaan, ruang kepala sekolah, ruang ibadah,sudah hampir selesai, namun tidak ada papan proyek terpasang sebagaimana mestinya ,seperti yang diatur dalam undang undang no 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik( KIP)
Tak hannya itu,di dalam ruangan sekolah terlihat plafon tripleks yang digunakan ukuran 3 mil,selain itu rangka dinding ruangan ,dan mobiler meja menggunakan kayu pinus.
Menurut keterangan suami ketua yayasan” Skorvis” yang ditemui dilokasi, menyebutkan kalau pekerjaan disekolahnya tidak diketahui bagaimana bentukya? berapa anggarannya ? CV.apa yang kerja ? dan seperti apa RABnya? .
” Saya tidak tau seperti apa bentuk dan wujudnya,anggarannya juga kami tidak tau. Karena waktu diminta kepada rekanan Rencana Anggaran Biaya (RAB)pembangunan ,di jawab kalu ini tidak bisa dilihat karena urusan kami dengan dinas pendidikan provinsi” keluhnya.
Ditempat yang sama kepala sekolah SMK Kemilau bangsa ” Darwin” mennggeluhkn karena papan proyek tidak perna dipasang .
“Saya perna meminta kepada kontraktor pelaksa supaya dipasang papan proyek dan ia berjanji akan dipasang , tapi tidak ada juga dipasang” Keluh Dawin, di ruang bagunan yang di rehap ,15/11/21.
Selain itu kasek juga memertanyakan seperti apa item pekerjaan yang mau di kerja Kepada kontraktornya tapi tidak ada tanggapan, tambahnya.
“Ia saya mempertanyakan apa saja yang mau dikerjakan dalam rehabilitasi ini, tapi dia tidak mau terbuka” tuturnya
Ia menuturkan kalau pihaknya hannya bisa melihat fakta apa yang dikerjakan , terkait masalah juknis pekerjaan tidak diketahui.
” Saya ini kepala sekolah hannya bisa melihat fakta apa yang dikerjakan ,soal bagaimana progres pekerjaan saya tidak tau” keluh Darwin
Lebih lanjut Darwin menuturkan kalu sudah ada pengawas datang dari provinsi guna memeriksa progres pekerjaan, tapi tidak menemukan papan proyek , dan pihak pengawas memerintah kan kepada pelaksa supaya memasang papan proyeknya.Namun hingga kini belum juga dipasang.
Ia memperkirakan anggaran pembangunan rehab disekolahnya sekitar seratus juta lebih rupiah.tambanhya.
Sementara itu, pelaksana proyek pekerjaan “Haikal” ketika dikonfIrmasi lewat via telepon mengatakan kalau papan proyek ada tapi dilepas dan disimpan dirumah ,dengan alasan karena dicabut oleh anak anak.
Dikatakan RAB hannya bisa pegang oleh Konsultan , dan atas arahan konsultan tidak bisa dikasih orang lain.
Lebih lanjut dikatakan pekerjaan rehabilitasi SMK Kemilau Bangsa ini tidak melalui tender tapi penunjukan, dengan anggaran 50 juta .Pungkasnya.
Penulis= Lsm Kobra Kab Mamasa
( Marwan)


















