METROSULBAR COM (Mateng) > Nasib 3 (Tiga)orang anak ini yang masih dibawah Umur dan harus menanggung beban Hidup menjadi anak yatim piatu karena di tinggal mati oleh kedua orang tuanya,(Yusuf ) yang di duga mengalami gangguan jiwa,terpaksa di tembak oleh polisi usai membunuh istrinya menggunakan parang di Dusun Rawa Indah, Desa Bojo, Kecamatan Budong-budong,Kab.Mamuju Tengah,prov. Sulawesi Barat 01 juni 2020 yang lalu.
Akibat kejadian tersebut Mereka meninggalkan 3 (tiga) orang anak yang berusia dibawah umur dimana anak pertama berusia 8 tahun, Anak kedua 4 tahun dan anak ke tiga 2 tahun harus menanggung hidup tanpa kasih sayang dari kedua orang Tuanya.
Dari Keterangan Keluarga Doddi sekaligus Kepala Dusun Di Rawa Indah yang sempat ditemui Wartawan ( Jumat 12/6/2020 ) Mengungkapkan tentang ke khawatiranya terhadap ketiga Anak ini belum ada yang menjamin masa depannya terutama dalam hal pendidikan dan saat ini mereka tinggal bersama neneknya.
Nasib ketiga anak ini butuh perhatian Pemerintah dan saat ini baru mendapatkan bantuan berupa Sembako dari Dinas Sosial Kabupaten Mamuju Tengah dan Pemerintah Desa berupa Alat sekolah dan Pemberian bantuan Uang Tunai setelah Itu tidak ada lagi.
Untuk Meringankan Beban hidup ketiga anak ini, kami masih sangat membutuhkan bantuan dari berbagai pihak untuk kelanjutan hidup baik berupa kebutuhan pokok maupun kelanjutan kehidupan untuk setara dengan anak lain mengikuti pendidikan serta meringankan beban Anak ini.
“Kita Sangat prihatin atas Kondisi ketiga anak tersebut, lantaran anak ini masih di bawah umur namun sudah di tinggal oleh kedua orang tuanya dengan Peristiwan yang cukup tragis.
Anak-anak ini masih sangat membutuhkan kasih sayang orang tua dan asupan makanan yang bergizi, belum lagi biaya pendidikan mereka siapa yang akan menanggung.”Jelasnya”.
“Kami menaruh harapan kepada Pemerintah Pusat khususnya kementrian Dinas Sosial begitu pula pemerintah daerah agar dapat melihat secara langsung nasib dan kondisi ketiga anak ini. Nasib malang harus dialami ketiga anak ini, setidaknya ada Dermawan yang dapat memberikan solusi untuk kelanjutan hidup dan masa depan yang cerah,Demi kebutuhan hidup dan kelanjutan pendidikan sampai ketingkat SMA ,Ungkap Doddi mengahiri Ceritanya kepada Wartawan Yang menyambangi Kediamannya.
( Sal/Mateng)




















