Simak =”Wawancara Khusus Badan Penanggulan Bencana Daerah(BPBD) Sulbar,Haji Darno Madjid).Bersama Tim Redaksi Metrosulbar ,yang di- ketuai Laode M.bersama tim.

PAGAR RUMAH MILIK DARNO REBAH AKIBAT GEMPA TGL 15 JAN.2021.DINDINGNYA YANG RETAH.
METROSULBAR(SULBAR)-
Kepala Penanggulan Bencana Sulbar,Haji Darno Madjid ,Ditemui Tim Redaksi Metrosulbar dikediamannya di Mamuju Sulawesi barat menjawab dan  menepis beberapa tudingan miring yang di tujukan kepadanya, ia menjelaskan bahwa isu pemberitaan selama ini ,saya anggap pemberitaan itu tidak akurat dan tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya sebab tidak dikompirmasi kepada Saya.
Simak Wawancara Khusus Dengan Tim Wartawan..!
Untuk menepis isu yang selama ini ditujukan kepada Bapak sebagai penanggung jawab BPBD Sulbar Seakan-akan ada penyalagunaan Anggaran Bencana bagaimana Bapak bisa menjelaskan ini semua?
Darno Madjid,untuk menjawab isu dan informasi yang tidak jelas selama ini bahwa semua yang di Sangkakan itu tidak benar,sebab paska Gempa tanggal 15 januari 2021 tim kami sudah bekerja Maksimal melibatkan Tni/Polri melayani masyarakat yang terimbas Gempa baik dikabupaten Majene maupun kabupaten Mamuju .

Saya kira semua yang di isukan sudah terjawab pada hasil audit inspektorat Sulbar dan hasilnya sesuai Prosedur sudah kami kembalikan dananya kekasda Sulbar,kami sudah bekerja secara maksimal untuk melayani masyarakat Sulbar yang terimbas Gempa bumi.
Tim Wartawan.
Bagaimana bapak menyikapi isu tersebut : Sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Sulbar tentang Hal pendataan Kategori Rumah rusak Paska Gempa,dengan klasifikasi rumah dari hasil Asesmen.

Tercatat rumah Rusak ringan, rumah rusak sedang,rumah Rusak berat Seperti Rumah bapak dikategorikan rumah Rusak berat ? Bagaimana tanggapannya tentang hal ini.
Selama ini saya tidak tahu menahu sebab yang melakukan pencatatan dan pendataan rumah rusak akibat gempa itu adalah Tim yang ada dikabupaten Mamuju,saya taunya setelah terjadi Demontrasi dan membacanya dimedia Sosial,dari Sekelompok yang mengatasnamakan koalisi Masyarakat Sipil Sulbar.
Untuk menuntaskan Permasalahan ini saya berharap dari tim Pendataan Rumah rusak kabupaten mamuju,dapat melibatkan beberapa unsur didalamnya kiranya dapat kembali melihat secara langsung Rumah kami apakah masuk kategori rumah rusak berat,rusak sedang atau rusak ringan.

Kami menunggu dari tim pendataan kabupaten mamuju apapun hasilnya kami terima.
Saya menegaskan kalau memang hasil penilaian Tim pendataan Rumah rusak Paska gempa kabupaten mamuju,dikategorikan apa saja hasilnya kami pun menerima dengan lapang dada.

-Tapi yang jelas kondisi rumah saya selain pagarnya roboh dan juga ada kamar yang rusak total ,termasuk beberapa ruangan mengalami retak-retak.Tutur Darno sambil menunjukan beberapa ruangan rusak dan satu unit mobil rusak akibat gempa.
Saya jelaskan sejak awal terjadinya Gempa Majene-Mamuju, semua jajaran BPBD Sulbar sudah bekerja dengan baik dan lebih terstruktur melayani Masyarakat yang berdampak Gempa.

Sebagai penutup saya selaku penanggung jawab kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulbar berharap kepada seluruh teman-teman Media maupun Lsm sebelum berita di publikasi seharusnya di kompirmasi Dulu dan dilakukan Cross cek in Rice atas kebenaran informasi tersebut.

Selama ini saya tidak melakukan Hak Jawab sebagaimana amanah Undang-Undang Pers Nomor 40/Tahun 1999 , tentang berita-berita yang ditujukan kepada Saya secara negatif,sebab saya selalu meminta petunjuk Kepada Gubernur Sulbar selaku atasan saya.
Saya sadar selaku atasan BPBD Sulbar banyak Rintangan dan saya hanya berdoa semoga semua rintangan dapat dilalui dengan baik dan mengambil hikmahnya secara positif pasti Allah akan membalasnya dengan baik,tutup Darno Madjid dikediamanya.
(TIM Redaksi Metrosulbar/Ode)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here