METROSULBAR (Mamasa)-Proyek revitalisasi bangunan di SD Negeri 2 Burana, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, yang menggunakan anggaran tahun 2025, hingga kini masih dalam tahap pembenahan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pekerjaan tersebut semestinya rampung pada akhir Desember 2025. Namun hingga Februari 2026, proses pembenahan masih berlangsung.
Saat dikonfirmasi oleh awak media Metrosulbar melalui pesan WhatsApp, kepala sekolah menyampaikan bahwa bangunan tersebut belum diperiksa.
Ia juga menegaskan bahwa pihak yang berwenang mempertanyakan atau memeriksa pembangunan di sekolah hanyalah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Kejaksaan.
“Tidak ada yang bisa bertanya selain BPK dan Kejaksaan. Di luar dari itu, tidak ada yang bisa mempertanyakan masalah bangunan yang ada di sekolah saya,” tulisnya melalui pesan WhatsApp.
Kondisi ini memunculkan perhatian masyarakat, mengingat proyek revitalisasi tersebut menggunakan anggaran tahun 2025 dan seharusnya telah selesai pada akhir tahun anggaran. Warga berharap adanya kejelasan terkait progres pekerjaan serta proses pemeriksaan agar pembangunan dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh siswa.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai status pemeriksaan maupun penyebab belum rampungnya proyek tersebut.
( R U S L I )





















