Metrosulbar.com( MAMUJU)A-ksi pencurian kendaraan bermotor kembali menghebohkan warga Dusun Lestari, Desa Rantemario, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju.

Ironisnya, sepeda motor milik seorang kepala sekolah raib digondol maling saat warga setempat sedang melaksanakan ronda malam.

Korban diketahui bernama Haeruddin, yang kehilangan sepeda motor Yamaha NMAX dengan nomor polisi DC 4497 GW. Peristiwa tersebut diduga terjadi pada dini hari Jumat (16/02/2026).

Haeruddin menuturkan, sepeda motornya terakhir diparkir di kolong rumah pada Kamis malam (15/01/2026) sekitar pukul 22.00 WITA. Saat itu, situasi lingkungan dinilai aman karena warga tengah aktif melakukan ronda malam.

Namun keesokan paginya sekitar pukul 06.00 WITA, korban terkejut saat mendapati motornya sudah tidak berada di tempat. Ia pun berupaya mencari di sekitar rumah dan menanyakan kepada para tetangga, namun tidak ada satu pun yang mengetahui keberadaan kendaraan tersebut.

“Saya parkir motor sekitar jam 10 malam, pagi hari baru sadar motor sudah tidak ada. Saya cari di sekitar rumah dan tanya tetangga, tapi tidak ada yang melihat.

 

Akhirnya saya melapor ke Polsek Tommo,” ungkap Haeruddin.

Tak lama setelah laporan diterima, personel piket Polsek Tommo mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi.

 

Selanjutnya, korban diarahkan untuk melapor ke Polresta Mamuju guna penanganan lebih lanjut.

 

“Hari itu juga saya langsung melapor ke Polres Mamuju dan laporan saya sudah diterima oleh Satreskrim Polresta Mamuju,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Tommo, Ipda Iswandi Ahmad, SH, membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak Polsek telah melakukan langkah awal sebelum melimpahkan penanganan kasus ke Polresta Mamuju.

“Benar, korban melapor ke Polsek Tommo. Anggota sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi. Karena ini merupakan tindak pidana murni pencurian kendaraan bermotor, kami arahkan korban melapor ke Polresta Mamuju,” jelasnya.

Ipda Iswandi juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dengan meningkatkan keamanan kendaraan, termasuk menggunakan kunci ganda meskipun diparkir di rumah sendiri.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku dan menemukan barang bukti.

 

( Umar )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini