Metrosulbar.com proyek pembangunan
Sekolah SD buntu lalong yang terdiri dàri UKS,jamban,toilet,RKB,rehab,dan
Kantor diperkirakan terlambat akibat
Kondisi jalan,cuaca yang menjadikan
Material sangat susah di angkut untuk
Sampai pada tempat tujuan./sabtu-18-
Desember2021.dusun buntu lalong
Desa leling Utara kecamatan tommo
Kabupaten Mamuju provinsi Sulawesi
Barat.

Dalam keterangannya daeng sipirman
Kepala sekolah buntu lalong mengatakan keterlambatan ini bukan
Karena tidak adanya materaial,akan
Tetapi faktor cuaca dan kondisi alam
Yang memberi jawaban atas situasi
Dan kondisi, yang terjadi sehingga ter
Paksa terlambat.banyak material pak
Batu merah ada,besi ada,kusen ada
Tukang ada,tetapi pihak kontraktor
Terkendala masalah jalanan yang
Kondisinya sangat luar biasa.
Kartini yang ditemui wartawan metro
Sulbar salah satu kontraktor bangunan
kantor sekolah SD buntu lalong memberikan hal senada bahwa ini
Material pak sudah lama ada, pasir
Yang saya ambil dari tarailu harganya
Sampai disini satu juta duaratus,saya
Sewa mobil naik ke tempat tujuan enam ratus ribu,sumen satu kali mobil
Naik hanya 15 sak.terkadang di kasi
Turun sebagian.baru mobil hartogk
Ditarik naik. Biasa sampai di atas pak
Patami hasnya.barusan saya dapat
Pekerjaan begini.
Ibu Kartini ketika ditanya” apakah sudah pernah ada pencairan dana
Selama kerja di sekolah?”
Ibu Kartini mengatakan pernah ada
Pak,hanya saya kurang ingat apakah
25 juta,atau 35 juta, yang jelas pernah
Ada,dan saya bersama bapaknya
Hanya kontraktor bangunan kantor
Sekolah SD buntu lalong.bukan semua
Bangunan yang ada di sekolah buntu
Lalong.
Ketika ditanya siapa kontraktornya
UKS,jamban,RKB,dan rehab?
Ibu katakan saya tidak tahu pak.siapa
Orangnya tidak pernah datang dan
Saya tidak tau dimana tempatnya.
Keterangan dari kepala sekolah bersama salah satu kontraktor sekolah
SD buntu lalong
( Metrosulbar/ Umar)



















