METROSULBAR COM (MAMUJU)-Paska gempa tanggal 15 januari 2021,yang melululantakan kota mamuju,dan sejumlah fasulitas umum mengalami kerusakan baik rusak berat,sedang,dan ringan paska gempa 6 ,2 SR Tertangani dengan baik.
Penanganan itu dibuktikan adanya kerja sama pemerintah daerah yang dipimpin TINA-ADO Bekerja sama TNI/Polri.
Sejumlah fasilitas perkantoran mengalami kerusakan baik rumah hunian/rumah penduduk dan perkantoran sehingga Pemerintah pusat menurunkan anggaran kedaerah paska Gempa seperti halnya kabupaten Mamuju sebesar rp 200 milyar lebih.
Tanda-tanda itu adanya bukti hasil Asesment rumah rusak baik rusak berat,sedang dan ringan menuju kehasil uji publik dan hasil uji publik sudah diumumkan dan terpampang dibeberapa kantor kelurahan dan kantor desa yang ada dikabupaten Mamuju .
Sekarang masyarakat Mamuju tinggal menunggu realisasi terakhir ,dan tinggal menunggu pencairannya.
Kerja keras Dinas pemukiman rakyat bersama BPBD kabupaten Mamuju dibawa kendali pemerintahan TINA-ADO (MAMUJU KEREN) Perluh diacukan Jempol atas kerja keras tersebut
untuk memperhatikan masyarakat Mamuju.
Dibawa kendali Pemerintahan TINA-ADO (MAMUJU KEREN).
Harapan masyarakat mamuju dijadikan impian untuk dapat teralisasi sesegerah mungkin dan dapat meringankan beban kehidupan masyarakat ditengah pandemi covid-19,paska Gempa 6,2 SR Yang terjadi tanggal 15 januari 2021 yang lalu.
Penulis = Laode M/ Redaksi Metrosulbar.




