Mamuju (METROSULBAR)-Hingga saat ini,Pembangunan bangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di tengah masyarakat masih menjadi bahan perbincangan. Isu transparansi penggunaan dana pembangunan kopdes tersebut terus mengemuka dan menjadi sorotan warga.

Hal ini berdasarkan pantauan wartawan Metrosulbar di sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Barat. Dari hasil pemantauan di lapangan, ditemukan bahwa beberapa lokasi pembangunan Kopdes Merah Putih tidak memasang papan proyek sebagaimana mestinya.

Sejumlah masyarakat yang enggan disebutkan identitasnya mempertanyakan hal tersebut. Mereka menilai tidak adanya papan proyek menimbulkan tanda tanya, terutama terkait informasi anggaran dan pelaksana kegiatan.

“Kenapa pembangunan Kopdes Merah Putih ini tidak dipasang papan proyek, sementara proyek-proyek lain selalu dipasang papan informasi. Ini yang membuat kami bertanya-tanya,” ungkap salah seorang warga.

Menurut warga, papan proyek merupakan bentuk keterbukaan informasi publik yang seharusnya dipasang pada setiap kegiatan pembangunan yang menggunakan dana pemerintah. Tidak adanya papan proyek dinilai dapat menimbulkan dugaan kurangnya transparansi kepada masyarakat.

Di sisi lain, Kopdes Merah Putih diharapkan mampu menjadi sarana peningkatan ekonomi masyarakat desa. Namun, kurangnya keterbukaan informasi dinilai dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap pengelolaan koperasi tersebut.

Masyarakat berharap pihak pengelola Kopdes Merah Putih, dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai sumber dan penggunaan dana pembangunan, serta memenuhi prinsip transparansi demi menjaga kepercayaan masyarakat.

 

( R U S L I )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini