METROSULBAR COM(MAMUJU)| Dua orang peserta nilai tertinggi pada penerimaan calon pegawai negeri sipil ( CPNS ) dari 59 orang peserta di provinsi Sulawesi Barat, akan dimintai keterangannya oleh Subdit Cyber Crime Direktorat Kriminal Khusus ( Krimsus ) Polda Sulawesi barat ( Sulbar ).
Hal itu dikatakan oleh Kapolda Sulbar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Syamsu Ridwan . Senin ( 15/11 ).
Kata dia, bahwa surat panggilan keduanya sudah dilayankan kepada dua orang peserta CPNS yang diketahui memiliki nilai tertinggi. Keduanya kata dia, adalah inisial B dan M. Pemeriksaan Kedua peserta CPNS ini kaitan dengan kasus dugaan kecurangan penerimaan CPNS yang kini sudah dalam penyelidikan Polisi.
“ Sampai saat ini, penyelidik Polda Sulbar yang dinahkodai Subdit Cyber crime Direktorat Kriminal Khusus ( Krimsus ) Polda Sulbar, sampai saat ini sudah 7 orang saksi diperiksa terkait kasus dugaan kecurangan penerimaan CPNS Provinsi Sulbar. Termasuk peserta yang memiliki nilai tertinggi, akan kami mintai keterangan, surat panggilannya sudah kami kirim namun belum bersedia hadir karena di luar kota, “ kata Syamsu Ridwan kepada kepada wartawan Senin ( 15/11 ).
Seperti diketahui, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( Kemenpan RB ), baru – baru ini merilis adanya dugaan adanya kecurangan terhadap tes seleksi kompetensi dasar ( SKD ) penerimaan calon pegawai negeri sipil ( CPNS ) di Provinsi.
Sulawesi Barat ( Sulbar ) tahun 2021. Hari ini, pihak Badan Kepegawaian Daerah ( BKD ) langsung melakukan upaya hukum dengan membuat laporan Polisi ke Direktorat Kriminal Khusus ( Krimsus ) Polda Sulbar.
Jumlah peserta SKD CPNS tahun 2021. Salah satunya adalah Provinsi Sulbar, Kemenpan RB menemukan 59 peserta asal Provinsi Sulawesi Barat yang diduga melakukan kecurangan pada tes SKD CPNS yang difasilitasi oleh BKD provinsi Sulawesi barat. Di tiga titi lokasi ( Tilok ) yakni Kabupaten Mamuju dan Pasangkayu 40 orang dan Kabupaten Mamasa 19 orang dengan jumlah 59 orang.
Humas= Polda Sulbar



















An masyarakat Sulbar memberikan apresiasi kepada jajaran BKD dan Polda Sulbar atas tindakan nya