Mamuju, (Metrosulbar)Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jaya Abadi Desa Topore, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, terus mendorong penguatan ketahanan pangan desa melalui pengembangan usaha budidaya ikan air tawar jenis nila dengan memanfaatkan Dana Ketahanan Pangan Tahun 2025.

Kegiatan budidaya tersebut dilakukan pada dua petak kolam air tawar. Kolam pertama berukuran 5 x 50 meter dengan jumlah benih ikan nila sebanyak 20.000 ekor, sementara kolam kedua berukuran 5 x 30 meter yang ditebari 10.000 ekor benih. Total benih ikan nila yang dikembangkan dalam program ini mencapai 30.000 ekor.

Penebaran benih dilakukan pada 10 Oktober 2025 dan diperkirakan akan memasuki masa panen pada 10 Februari 2026.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan pangan berbasis perikanan sekaligus menjadi sumber pendapatan desa melalui unit usaha BUMDes.

Kepala Dusun Mandar Pitu, Abdul Rauf, saat ditemui di kediamannya pada 13 Januari 2026, menjelaskan bahwa lokasi budidaya ikan nila tersebut berada di samping rumahnya, sehingga memudahkan proses pengawasan dan pemeliharaan.

“Di setiap kolam dipasang satu kincir air, jadi total ada dua kincir. Kincir ini beroperasi selama 24 jam untuk menjaga sirkulasi dan kualitas air agar pertumbuhan ikan lebih optimal,” jelas Abdul Rauf.

Melalui program budidaya ikan nila ini, BUMDes Jaya Abadi berharap dapat mendukung program ketahanan pangan desa, membuka peluang usaha produktif, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Topore secara berkelanjutan.

 

( R U S L I )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini