Penulis: Laode Muhadi

Redaksi: Metrosulbar

METROSULBAR -Dari ruang Redaksi Metrosulbar menggambar kan pengalaman saya sebagai pekerja kuli tinta ,baik cetak maupun online bahwa liku-liku Menjadi seorang wartawan telah membuka peluang baru dalam hidup saya untuk menuangkan hobby menulis berita secara akurat dan berimbang sebagaimana yang di amanahkan Undang undang nomor 40/1999 dengan memperhatikan Kode Etik Jurnalistik sebagai Rujukan Peraturan Dewan Pers.

Pengalaman Pertama Awal saya bergabung salah satu media terbitan Ujung pandang tahun 1999 yakni dimedia Indonesia post Grup,yang  dipimpin langsung oleh bapak Andi Burhanuddin Amin sebagai penanggung jawab.Dan Tahun 2001 merangkap sebagai Jurnalis terbitan Surabaya Jawa timur yakni Majalah FAKTA.

 

Dari situlah saya belajar memahami tugas tugas Jurnalis sedikit demi sedikit.Dan tahun 2004 saya bersama Andi Syahrir dan rekan Syamsuddin ditugskan dikalsel ( Banjarmasi) oleh penanggung jawab Indonesia post untuk melakukan peliputan tingkat Nasional kegiatan Pekan olah raga wartawan( Porwanas) selama satu minggu.

 

 

Dan sekembalinya kami ke sulawesi sebulan kemudian kembali kami ditugas kan untuk meliput secara langsung kegiatan pemilihan Walikota Bontang sehingga pekerjaan jurnalis yang saya jalani di perhadapkan ber-bagai macam tantangan untuk mendapatkan berita aktual dan terkompirmasi.

ketika mau melakukan peliputan berita baik berita politik maupun berita kriminal, sehingga dengan seringnya menulis berita maka pekerjaan ini dianggap nya sebagai hoby yang mesti saya lakukan secara terus menerus.

Dan tahun 2007,saya mengundurkan diri di media Indonesia post grup dan tahun 2008 sampai 2010 kembali bergabung di Grup Harian Fajar Yakni Harian Ujungpandang Express sebagai Wartawan dan sempat berkantor Digraha Pena Makassar.

Dan Tahun 2013 sampai tahun 2016 di tugaskan DIHARIAN RAKYAT SULBAR DAN HAJI SUBHAN ALWI HAMU , Sebagai Penanggung jawab perusahaan Harian Rakyat Sulbar Fajar Grup dan Saya di Tugaskan sebagai Wakil Direktur Bidang Pengembangan dan Bisnis Di Harian Rakyat Sulbar Fajar Grup.

Dengan tugas begitu padat sebagai Manajemen serta melakukan kerjasama berbagai instansi dan perusahaan perusahaan besar di Sulawesi Barat,Termasuk PT GARUDA INDONESIA, Sehingga satu satu media pada saat itu Harian Rakyat Sulbar ,dapat terbaca oleh penumpang di atas pesawat Garuda, Penerbangan Bandara Tampa Padang – Makassar selama 1 ( Satu Tahun). diatas pesawat Garuda Indonesia.

Dengan Perkembangan Media yang begitu Padat sehingga diera Pemerintahan Gubernur Sulawesi Barat Bapak Anwar Adnan Saleh pada tahun 2017 Saya mencoba mendirikan Perusahaan Media dengan Nama “PT.METROPOLITAN INTER Media Sulbar”yang bergerak di bidang Cetak dan Media On-line.dan sampai sekarang masih berjalan dengan baik dibantu oleh rekan rekan wartawan sebagai perwakilan Metrosulbar di 6 ( enam) kabupaten diSulawesi barat, jakarta dan Sulawesi tenggara Tampa rekan sejawat saya akui tidak bisa berjalan sebagaimana yang diinginkan bersama apalagi dengan ketatnya perusahaan media dieradigitalisasi sekarang.

Sehingga dieradigitalisasi sekarang ini Semakin banyaknya pengguna internet , semakin banyak pula minat pembaca lewat media online dibandingkan media cetak semakin berkurang pembacanya.

Dengan Pengalaman diberbagai media maka Metrosulbar On-line mendapatkan penghargaan DUTA BESAR MAROKO Di Jakarta, Sebagai tanda terimakasih nya media media yang menyuarakan KEMERDEKAAN MAROKO Saat itu.

Saya juga banyak mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Media Grup Indonesia Post, Bapak Andi Burhanuddin Amin ( Almarhum dan Bapak Andi Rasyak,yang mana selalu membimbing saya sejak dari awal, hingga sampai saya mengikuti Orientasi Sertifikasi Keanggotaan PERSATUAN WARTAWAN INDONESIA ( PWI) Sulawesi Selatan semoga Arwah kedua Bos tersebut ditempat kan di surganya Allah,dan saat ini bergabung Di persatuan Wartawan Indonesia Sulawesi Barat ( PWI) Sulbar,Saat ini saya telah memiliki Sertifikat kompetensi Wartawan yang diselenggarakan Dewan Pers sebagai standar perlindungan profesi Wartawan.

Hari demi hari saya lalui dengan gaya dan tata cara saya sendiri, terus berusaha mengkais informasi yang akurat untuk disajikan teman teman untuk diPublik. Seperti diketahui bersama bahwa seorang wartawan akan hadir setiap ada kegiatan dan kejadian, termasuk kegiatan pemerintah.

Adapun kesan yang saya dapat selama ini, memang tidak mudah untuk menjadi seorang Wartawan, kita harus siap sedia setiap waktu untuk dapat segera mungkin meliput kejadian ataupun peristiwa yang terjadi disekitar kita.

Pada intinya karena saya masih tetap belajar dari teman teman para Seniorku tentang keredaksian tentang dunia jurnalis, maka saya masih ingin terus belajar dan terus menulis. Karna hasil karya tulisan seorang jurnalis bisa jadi referensi, inspirasi bahkan koreksi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini