Metro sulbar.com realisai pencairan Dana Desa tahap pertama di desa tanam buah kecamatan sampaga kabupaten mamuju
Provinsi Sulawesi barat sudah rampung, dimana realisasi tersebut sudah selesai .
Semua perencanaan Dana Desa tahap pertama sudah selesai,Dan kepala desa beserta dengan aparatnya semaksimal mungkin bekerja sesuai dengan juknis.
Kepala Desa tanam buah mengatakan bahwa begitu Ada pencairan kami Lansung star kerja cepat tidak perlu bertele-tele.
Adapun realisasi pekerjaan adalah:
1.Drainase,
Drainase panjang volume dalam RAB
350 meter,namun kami tambah 100 meter,
Jadinya 450 meter,penambahan 100 meter.
2.proyek pembangunan Rabat beton 50
Meter sudah selesai tahun 2024.
3.peta Desa anggaran 2024 sudah selesai.
4.lampu jalan Dua titik anggaran tahun 2024 sudah selesai.
5.pembagian bibit durian jenis musangkin
Dua ribuh pohon sudah selesai.
6.penyaluran BLT sebanyak 39 orang penerima BLT, dengan jumlah uang 35 juta
Seratus ribuh rupiah sudah selesai.
7.Rumah singgah di mamuju dengan jumlah anggaran senilai 27 juta.sudah Ada
8.penyerahan Dana Bumdes secara simbolis anggaran sejumlah 50 juta sudah selesai.
9.penyelesaian insentif kader:
-paud
-guru TPA
-KPM
-bidan
-dan kader remaja semua sudah selesai,
Ini adalah realisasi yang dikerjakan kepala Desa tanam buah beserta aparatnya pada
Pencairan Dana Desa tahap pertama tahun anggaran 2024.
Adapun kegiatan lain adalah pembagian beras dari kemensos sebanyak 47 paket
dengan total 470 kg.dengan rincian penerima sebagai berikut:
1.penerima dari dusun bone baru 3 kk
2.penerima dari dusun mandar baru 18 kk
3.penerima dari dusun sumber agung 9 kk
4.penerima dari dusun kampung baru 17 kk jumlah 47 kk.
Dalam pembagian beras ini kata bapak kepala Desa tidak bisa diwakili.
Kesalahan saya yang lalu Karena terlalu banyak kebijakan,dari kebijakan itulah
Yang menjadikan ribut sampai demo katanya.
Itulah sebabnya sekarang saya mengatakan dalam pembagian beras jangan diwakili Karena saya takut kata Pak desa tanam buah.
Selain itu sekolah paud yang dikatakan ditutup itu tetap beroperasi,yang Ada di dusun sumber agung ,memang pernah bermasalah persoalan hibah,tetapi itu sudah selesai.
Dan tetap beroperasi Hanya tempatnya dulu
diwaktu Ada masalahnya Kita tempatkan untuk sementara dirumah warga.tutur kepala desa.
Umar/ Reporter senior Metrosulbar.



















