METROSULBAR COM – Presiden Joko Widodo akan hadir secara langsung pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 yang berlangsung 9 Februari 2022 di Kendari, Sulawesi Tenggara.


Kepasian kehadiran Jokowi itu disampaikan Menteri Sekretraris Negara Praktikno dalam pertemuan dengan panitia HPN 2022 yang digelar secara virtual pada Selasa (1/2/2022) malam.

“Presiden direncanakan melakukan penanaman pohon mangrove dan melepas Anoa,” kata Pratikno dilansir dari siaran pers PWI, Rabu (2/2/2022).
“Puncak acara 9 Februari, kita sudah booking waktu. Semoga Presiden bisa hadir secara fisik. Tapi ya tolong, memang protokol kesehatan harus benar-benar didisiplinkan. Sekarang mulai naik kasus positif Covid. Terus kemudian BOR-nya juga sedikit naik. Jadi ini perhatian kita semua,” lanjutnya.

Usai mendengar pemaparan penanggung jawab HPN dan beberapa panitia lain, Praktino menyambut baik isu-isu strategis yang mendapat perhatian di acara puncak HPN.
Baca juga: Akhirnya, Presiden Jokowi Minta PTM Dievaluasi Usai Kasus Covid Melonjak
Dia berharap isu-isu yang ada bisa dibicarakan secara lebih konkret sebelum konvensi pada 7-8 Februari 2022.

“Penanaman mangrove dan pelepasliaran Anoa, ini juga sesuai rencana Indonesia yang akan melakukan show case mangrove di acara puncak G20 di Denpasar, Bali. Karena itu, kami berterima kasih atas dukungan panitia HPN yang telah mengawali gerakan itu,” lanjut Pratikno.
“Yang lebih penting, bukan sekadar menanam, tetapi memastikan bahwa mangrove itu tumbuh dan menjadi hutan. Jangan sampai hari ini ditanam, besok mati. Begitu juga terkait Anoa, jangan sampai membahayakan bagi Anoa itu sendiri,” tegasnya.
Dalam pertemuan itu, Ketua Umum PWI Atal S Depari mengatakan acara HPN 2022 menekankan pada tiga tujuan.
Yakni berkontribusi kepada pembangunan di daerah, menyuarakan kepentingan nasional, dan membahas isu-isu strategis terkait kehidupan pers nasional.
Baca juga: 3 Mei, Hari Kebebasan Pers Dunia
Isu strategis nasional antara lain diisi kegiatan pelepasliaran Anoa dan gerakan penanaman mangrove yang menjadi bagian komitmen Indonesia dalam G20.
“Terkait kepentingan daerah, kami sampaikan harapan agar daerah tetap diberi kewenangan perizinan pertambangan. Isu pers dibahas di acara konvensi dua hari, yaitu keberlanjutan media, publisher right, dan kedaultan digital yang juga isu nasional,” kata Atal.dikutip kompas com.

Sementara itu panitia lokal Hari Pers Nasional (HPN) dikesari menjelaskan HPN Dikota kendari tanggal 7-9 februari 2022, Bakal dihadiri 10 Duta besar Negara-Negara Sahabat.
Menurut informasi dari Panitia Lokal HPN ,
10 Duta besar itu yang akan hadir pada momentum hari Pers( HPN) Adalah sebagai berikut =

1.Duta besar Rusia.
2.Duta besar Maroko,
3.Duta besar Taiwan.
4.Duta besar Amerika serikat.
5.Duta besar Singapura.
6 Duta Banglade.
7.Duta besar Malenesyia.
8.Duta besar Uni Eropa.
9.Duta besar UAE
10 Dube besar Denmart.

Menurut Informasi usai pelaksanaan Hari pers( HPN) Rombongan Duta Besar akan mengunjungi Pulau-Pulau wisata,di wangi-wangi Wakatobi,.
rombongan bersama Gubernur SULTRA ALI MASI DAN PARA BUPATI.

Momentum itu akan diperkenalkan wakatobi sebagai daerah wisata lokal dan wisata manca negara,dari para Tamu dari berbagai Duta besar Negara-negara Sahabat.

Tim Redaksi = liputan Hari Pers dikota Kendari.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini