Gubernur Sulbar : Budaya Kerja Malaqbi Menuju Profesionalitas

0
362

Metrosulbar.com – Gubernur Sulawesi Barat , Ali Baal Masdar,  memberikan perhatian terhadap kegiatan “Pendampingan  Tata Cara Penyusunan Budaya Kerja Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Sulawesi Barat”  yang dilaksanakan di LAN Makassar . Menurutnya bahwa untuk mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan malaqbi maka budaya kerja malaqbi dan berbasis kinerja tinggi perlu dikembangkan agar profesionalitas dapat dijalankan. “malaqbi itu adalah nilai budaya tinggi. Kearifan lokal kita yang dapat diinternalisasikan sebagai budaya kerja.  Malaqbi itu artinya posisi derajat manusia yang Tau Tongang. Orang yang bersungguh-sungguh.  Penuh etika, berintegritas dan disiplin. Dengan nilai ini, saya yakin semua ASN kita akan komitmen untuk melaksanakan tugas dengan baik,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten III bidang Administrasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Hj. Djamila, SH, menyampaikan bahwa  kegiatan ini merupakan bagian untuk memperbaiki kinerja demi tercapaianya target-target kegiatan serta implementasi reformasi birokrasi dalam berorganisasi. Menurutnya, hingga saat ini masih banyak aparatur yang belum melaksnaakan tugas  dan kewajiban secara baik bahkan terindikasi lamban dalam memberikan pelayanan. Melalui kegiatan ini diharapkan kinerja pemerintah Sulaawesi Barat semakin baik , berdedikasi, inovatif disiplin dan penuh tanggang jawab.

Kegiatan “Pendampingan  Tata Cara Penyusunan Budaya Kerja Perangkat Daerah  lingkup Pemerintah Sulawesi Barat” ini, melibatkan LAN Makassar  sebagai pendamping penyusunan nilai kerja yang nantinya akan menjadi kesadaran kolektif di semua OPD lingkup Pemerintah Sulawesi Barat.  Dengan melibatkan seluruh sekretaris Dinas, nantinya nilai-nilai tersebut akan diinternalisasikan di lingkungan kerja menjadi pegangan. Kepala bidang Kajian Manajemen Pemeritahan LAN Makassar, Dr. Suleman Fattah. MS menyebutklan bahwa  melalaui kegiatan ini maka nilai budaya kerja akan dirumuskan kemudian ditetapkan oleh pimpinan dan akhirnya mengikat sebagai nilai organisasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here