DIKLAT PENINGKATAN SDM TENAGA PENGUJI ,MELALAUI UJI LEB DAN STANDARISASI MENUJU AKREDITASI YANG DISELENGGARAKAN OLEH UPTD DINAS PU-PR SULBAR DILANTAI 2 KANTOR PU-PR.(FOTO DOC.METROSULBAR).

Harian Metrosulbar ( MAMUJU)-Untuk mendapatkan Sumber daya manusia (SDM) melalui Pengujian Laboratorium dan Standarisasi dengan Mutu dan kualitas sesuai harapan Pemerintah menuju Akreditasi maka Dinas UPTD PU -PR Provinsi Sulawesi barat,  kerja sama dengan Kementerian PU-PR Jakarta Menyelenggarakan Diklat.

Bertempat Diruang Pola kantor Dina PU-PR Sulawesi barat,lantai 2 Provinsi Sulawesi barat,dihadiri oleh Tenaga ahli dibidang  Penyelenggaraan Pengendalian Uji Mutu bahan bangunan dan jembata Jakarta,Bapak Ruli sebagai Peneliti muda ahli jalan dan Jembatan,Sebagai Pemateri Pertama dan Fajar Budiana ,Sebagai Pemateri Kedua dari Pusat Penelitian , Pengembangan jalan dan Jembatan Kementerian PU-PR Jakarta.

PESERTA DARI DINAS PU-PR DAN UPTD SERTA PMD SULBAR LINGKUP PEMERINTAH SULBAR .(FOTO DOC.METROSULBAR)

Tujuan dari pada kegiatan ini adalah untuk meningkatkan SDM Dibidang Pengujian dan Standarisasi melalui uji Leboratorium (Leb)  UPTD Dinas PU-PR menuju identifikasi dan inventarisasi untuk Akredinatasi Laboratorium.

Hal itu diungkapkan Sudirman Mole,SE sebagai pemimpin UPTD Dinas PU- PR Sulbar,yang membuka secara langsung kegiatan Diklat tersebut.Kegiatan ini sebelumnya direncanakan dibuka langsung oleh Kadis PU-PR,Namun beliu berhalangan disebabkan karena dinas Luar.

Pemateri Pertama adalah Ruli Peneliti Muda ahli jalan dan jembatan membahas tentang Teknis Pengujian ,melalui Kuat Tekan Beton dengan Benda yang diuji melalui alat silinder yang dicetak SNI 1974:2008 dengan memakai alat diseminasi teknologi jembata.

Langka kerja pada saat melakukan Pengujian adalah sebagai berikut :1.Penyiapan benda uji dari lapangan/bak perendam.2.Pemberian Kode dan Mencatat dimensi dan berat benda uji serta kondisi Fisik benda uji.3.Penyiapan caping untuk bagian atas/bawah benda uji ( Bahan caping bisa terbuat dari belerang,semen portland,PVC maupun karet.4.Penempatan /setting benda uji diatas meja pembebanan.5.Menjalankan beban mesin uji dengan kecepatan yang disyaratkan sampai benda uji hancur.6.Mencatat beban yang terjadi dan pola /bentuk keruntuhannya.

Sedangkan Fajar Budiana Sebagai Pemateri kedua menjelaskan dari  pusat Penelitian dan pengembangan jalan dan jembatan Kementerian PU-PR Jakarta, untuk mencapai hasil yang sangat maksimal diperlukan manajemen dan ketelitian data  informasi melalui alat Uji Leb standarisasi,yang digunakan.

Diharapkan seusainya kegiatan ini para petugas Uji Leb dan standarisasi dapat memperoleh nilai yang maksimal dari hasil pengujian dilapangan melalui Uji Laboratorium Unit Pelaksana teknis Dinas (UPTD) Dinas PU-PR Provinsi Sulawesi Barat dengan memperoleh pridikat,dan mutu dan kualitas hasil uji Leb menuju Akreditasi yang diharapkan bersama.

( K2/0de/Risna Wulansari/Metrosulbar).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here