Oleh

METROSULBAR,HARIAN ONLINE>>> Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Provinsi Sulawesi Barat , Hj.St.Suraidah Suhardi Sangat Mengapresiasi  Kunjungan Kerja   Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Di Sulawesi barat Pekan Kemarin rabu .

Dalam kunjungan kerjanya di Sulawesi Barat, Ketua KPK RI  menggelar dialog pencegahan korupsi dengan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat dan pemerintah kabupaten se-Sulawesi Barat.

Pada Kesempatan itu, Ketua KPK RI berpesan perlunya sinergitas antara pemerintah daerah dengan DPRD dalam hal penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk mencegah potensi terjadinya korupsi.

“Saat ini, masih ada satu provinsi yang belum selesai penyusunan APBD tahun 2020 dikarenakan belum ada kesepakatan antara pemerintah daerah dengan DPRD.

“Saya berharap di Sulawesi Barat semuanya sudah aman. Karena terkadang ada kesempatan dan kepentingan antara eksekutif dan legislatif yang menjadi cikal bakal terjadinya korupsi.

Menyikapi hal itu ketua DPRD Prov Sulbar Hj.St.Suraidah Suhardi saat ditemui di ruang kerjanya .

“Kalau kita bicara soal sinergi tentu kita bisa melihat Iya bagaimana kami terbukanya dengan legislator baru yang ada di DPR ini kami terbuka terhadap program-program yang dicanangkan oleh gubernur.

“Jadi saya pikir kalau bicara soal sinergi, kita cukup sinergilah bukan saja oleh eksekutif tetapi lembaga vertikal lainya pun kita memberikan porsi untuk mereka.

“Kita menjaga hubungan ini karena Sulbar ini tidak bisa berdiri sendiri ketika satu orang saja, tapi harus semua tangan bergandengan untuk membesarkan Sulbar,” Ungkap Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi.

( Redaksi/Metrosulbar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here