Program Ceramah Online Pemkab Mamuju di Tonton Ribuan Orang

0
42

Metrosulbar.com – Program ceramah ramadhan via online melalui akun media sosial facebook kesra kab mamuju telah ditonton ribuan warga net setiap harinya sejak dimulai awal ramadhan lalu, program yang merupakan inovasi Bagian Kesejahtraan rakyat (kesra) sekretariatodaerah yang memang salah satunya membidangi pembinaan keagamaan tersebut, menghadirkan sejumlah da’i yang dijadwalkan melakukan ceramah islamiyah via daring untuk menggantikan sementara metode ceramah yang biasa dilakukan dengan tatap muka langsung di masjid sebelum adanya kebijakan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran corona virus.

Minggu, (3 Mei 2020) Hj. Samsam SE, MM Kabag Kesra sekretariat daerah kab. Mamuju
mengaku, inisiatif tersebut diambil bermula atas adanya keinginan Bupati dan Wakil Bupati Mamuju untuk tidak berpangku tangan dalam menghadapi corona ditengah kampanye ibadah dirumah dalam upaya memutus mata rantai penularan virus covid-19, terlebih beribadah di bulan suci ramadhan.

awalnya kata dia, berbagai alternatif metode penyampaian dan sarananya didiskusikan oleh tim kecil yang sengaja dibentuk oleh bagian kesra, namun pada akhirnya jalur media sosial adalah alternatif yang paling mendekati Representasi keterlibatan publik ditengah upaya menjaga jarak (Physical Distancing) untuk memutus mata rantai penularan Covid -19

Sulaiman Rahman, S.pd.I Kasubag Kesejahteraan Masyarakat bagian kesra sekaligus pembawa acara melaporkan, meski jumlah penonton tayangan live tersebut selalu variatif hingga hari ke 10 ramadhan namun angkanya rata-rata 500 hingga 1500 penonton perharinya yang menyaksikan siaran ceramah tersebut, baik yang menonton langsung maupun yang menyaksikan siaran ulangnya.

6A2E57ED-E1F2-46F6-A125-B8477FC75C40Terpisah, Ustadz Nursalim Ismail, S.Th.I M.Si yang juga sempat mengisi acara tersebut mengaku inisiatif ceramah via daring menggunakan fasilitasi teknologi informasi medsos oleh pemkab Mamuju adalah terobosan yang sangat baik dan perlu mendapat apresiasi, terlebih dari semua kabupaten di Sulbar hanya Mamuju yang telah bergerak melakukannya, namun demikian ia tetap menggaris bawahi bahwa program tersebut perlu mendapat perhatian khusus utamanya bagi semua ASN agar dapat mengikuti tayangan tersebut. ia berharap adanya keseriusan pemkab untuk mengintervensi program yang dikatakanya juga masih baik dilakukan di luar dari adanya upaya melawan corona virus saat ini,

Menutup penjelasannya Dosen STAI AL AZHARY Mamuju ini meminta agar metode siaran melalui medsos disinergikan dengan siaran radio Pemerintah Daerah RAS FM sehingga cakupan siar agama dapat terekspose lebih luas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here