METROSULBAR ONLINE( MAMASA)>-Pasien 02 “SYD” (33/L) dinyatakan positif Covid-19 kini telah dirawat di Pare-Pare.

Hal ini disampaikan Juru bicara
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19  Kabupaten Mamasa, Simon Ratta melalui siaran pers ,Rabu 13/5/2020 di Aula Mini Mamasa .

Sebelum memberikan penjelasan lebih rinci terkait kasus pasien SYD, Jubir TGTPP Covid-19 Mamasa, “Simon Ratta “yang didampingi Ketua TRC (Tim Reaksi Cepat ) Dinas Kesehatan Mamasa, Amos Pampang Bone menjelaskan,  bahwa release baru dapat disampaikan saat ini karena yang bersangkutan belum jelas apakah dia pasien Sulawesi Selatan atau Pasien Sulawesi barat.

Ia menjelaskan bahwa ,terkait pasien SYD (33/ L) yang terpapar covid 19, merupakan Pasien dengan alamat Sulawesi Selatan yang dibuktikan dengan KTP Pare-pare serta seluruh keluarga yang bersangkutan istri dan anak-anak juga berdomisili di Pare-pare.

Namun karena saudara SYD melaksanakan tugas di Mamasa sejak bulan maret 2020, sehingga saat ini yang bersangkutan dirawat di Pare-pare.

Lebih Lanjut Jubir menjelaskan , kalau yang  bersangkutan diperkirakan tertular Covid 19 pada saat melayat/memakamkan mertuanya di Pare-pare pada bulan April lalu, saat kontak dengan keluarga bersangkutan (istri) yang memang sudah terpapar Covid 19.

Tanggal 28 April 2020 Pasien SYD melakukan perjalanan ke Mamasa dalam rangka melaksanakan tugas dan setibanya di Mamasa langsung diperintahkan oleh  atasannya untuk melakukan karantina mandiri.  Yang bersangkutan kemudian meminta pihak kesehatan Mamasa untuk dilakukan pemeriksaan terhadap dirinya. Pihak Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan Rapid test pertama dan hasilnya reaktif (positif).

Pada tanggal 5 Mei 2020, Pasien SYD kemudian meminta untuk dibawa ke Pare-pare, dan Dinas kesehatan menyanggupi permintaan tersebut sehingga Pasien SYD akhirnya dibawa ke Pare-pare. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan dengan swab tes pertama pada 4 Mei 2020 di Pare-pare hasilnya sempat keluar hasil negatif.

Sementara hasil pemeriksaan swab test kedua pada tanggal 5 mei 2020 yang diuji di  Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Makassar pada tanggal 12 Mei 2020 ternyata menunjukkan pasien SYD terkonfirmasi Positif covid-19. Kini Pasien SYD sementara dirawat di RS Sumantri Pare-pare.

“Perlu dijelaskan bahwa Pasien SYD yang merupakan warga Sulawesi Selatan sehingga kemungkinan status datanya akan di pindahkan ke Sulawesi Selatan” kata Simon.

Lebih jauh Kepala Infokom Mamasa menyampaikan bahwa ,Pemerintah Kabupaten Mamasa bersama Tim Gugus Tugas Percepaten Penanganan Covid 19 Kabupaten Mamasa menyampaikan kepada seluruh masyarakat kabupaten Mamasa untuk tetap tenang, tidak terpengaruh dengan berita-berita yang belum jelas kebenarannya, dan selalu berlaku hidup sehat, bepikiran positif dan senantiasa melakukan seluruh anjuran pemerintah terkait pemberlakuan protokol kesehatan terkait Covid 19, dan terutama mematuhi aturan P3W yang telah diterapkan di Kabuapten Mamasa.

Demikian disampaikan, Pemerintah dan Gugus Tugas Percepatan Penangana Covid 19 Kab. Mamasa bersama seluruh masyarakat Kabupaten Mamasa mendoakan pasien SYD yang telah terpapar Covid 19, semoga cepat sembuh.

Sementara Ketua TRC  Dinkes Mamasa, Amos Pampabone  melalui siaran pers tersebut juga menjelaskan , secara teknis riwayat Perawatan Pasien SYD

Pada tanggal 30 April , tim TRC langsung Melakukan penanganan dan saat itu SYD telah melakukan karantina mandiri dan saat dilakukan rapid test dan ternyata SYD ,positif .

Ketua TRC menerangkan, khusus 17 teman sekerja, SYD yang juga diduga melakukan kontak erat, telah melakukan karantina mandiri dan semuanya setelah di rapid tes pertama hasilnya negatif.

Pada rapid tes kedua terhadap, Ke 17 orang diduga ada kontak erat dengan pasien O2 semuanya tetap non reaktif atau negatif.

Kendati demikian pada tanggal 12 Mei diketahui dari Tim Covid-19 Provinsi Sulbar, sempat disebutkan zona merah berpotensi untuk Kabupaten Mamasa namun setelah terkonfirmasi dan dilakukan perbaikan data maka tentu Mamasa akan lebih berkurang penyebaran Covid 19.

(Marwan/Mamasa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here