KADES TAMEMONGGA MUHAMAD ARIFIN,S.Ag,Memberikan Keterangan Pers Kepada Hendrik Wartawan Metrosulbar com (Foto Dok Metrosulbar).

Laporan = Hendrik Korespondent Metrosulbar com Melaporkan

METROSULBAR COM (MAMUJU)>Akses jalan menuju Desa Tamemongga  Kecamatan Tomo Mamuju Sulbar,butuh perhatian pemerintah daerah,Ironisnya kondisi akses jalan yang menghubungkan pusat Kecamatan Tomo,dan Transportasi untuk mengangkut hasil pertanian masyarakat Desa Tamemongga  butuh waktu berjam-jam ,kenapa tidak ! kondisi jalan itu sangat susah dilalui kendaraan Roda Empat dan Roda dua.

 

Muhammad Arifin S.Ag, selaku Kades Tamemongga kec. Tommo, kab. Mamuju,telah mengundang beberapa Pengusaha dan Tokoh masyarakat setempat untuk dimintai pendapatnya dalam rangka memberi Sumbangsi pikiran dalam hal membantu pemerintah Desa Tamemongga untuk memperbaiki akses jalan yang dapat menghubungkan ibu kota Kecamatan Tomo.

Hasil Rapat tersebut telah direspon baik oleh pengusaha untukmemberikan sumbangsi pikiran dan  menurunkan Alat berat untuk melakukan Partisipasi partisipasi kepada Pemerintah desa Tamemongga  dan Masyarakat setempat.

Dengan kondisi Jalan Susah dilalui Kenderaan Roda dua dan roda empat itu ,maka atas nama pemerintah desaTememongga Kecamatan Tomo bersama masyarakat setempat memohon memohon kepada pemerintah Daerah kabupaten Mamuju dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat Mamuju ,untuk melihat secara langsung kondisi jalan Di desa Tamemongga Mamuju,Ungkap Arifin Kepala Desa Tamemongga.

Atas perhatiannya Pemerintah dearah Kabupaten Mamuju ,Masyarakat Desa Tamemongga sangat mengharapkannya  agar Supaya jalan yang sangat rusak dan  meresahkan masyarakat dalam bertransportasi untuk mengangkut  hasil bumi berupa kelapa sawit dan hasil bumi lainnya kedepan akan semakin lancar.
Kades juga tidak henti- hentinya mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dan bergotong- royong melakukan Perbaikan akses jalan menuju Pusat ibu kota kecamatan Tomo demi kenyamanan bersama dalam perjalanan  keluar untuk menyalurkan hasil bumi berupa kelapa sawit yang menjadi mata pencaharian masyarakat setempat,”Tutup Kades”.

 

 

(Hendrik/Metrosulbar com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here