Klarifikasi dan Hak Jawab Tentang Berita yang Dilansir Metrosulbar Online,11/5/2020

0
105

Klarifikasi Dan Hak Jawab Sebagai Mana Yang Lansir Pada Halaman  Media Metrosulbar Tanggal 11 Mei 2020

Dengan Judul = Warga Tenete Pao Bongkar  Dugaan Korupsi Didesa Tanete Pao  Tapalang Barat.

Mengingat Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers Pasal 10 Tentang Klarifikasi dan Hak Jawab Maka  Saya Selaku Penjabat Desa Tanete Pao ,dan juga  sebagai Staf Dikantor   Camat Tapalang Barat,mengklarifkasi dan meluruskan berita yang di Lapaorkan  Saudara Rahman tentang Jumlah Dana Silpa yang sebenarnya dan  Penggunaan Dana Silpa Didesa Tanete pao.

didampingi Mantan Kepala Desa Priode sebelumnya Menjelaskan Usai Penyerahan BLT DD Dikantor Desa Tanete Pao, Dirumah Mantan Kepala Desa Priode Sebelumnya Anzar Ahmad Penjabat Kepala Desa Tanete Pao menjelaskan Bahwa Saya dilantik oleh Bupati Mamuju Desember 2019 Dan usai pelantikan saya menghadap Pak Bupati Mamuju saya mau menglaksanakan Tugas  Selaku pelaksana Tugas Kepala Desa Namun pada Saat itu tidak ada anggara sebab dilantik Akhir tahun 2019 . Melihat Kondisi Kantor Desa Tanete Pao yang ada dan ada beberapa Fasilitas perkantoran mau dibebahi untuk digunakan sebagai tempat bekerja.

Kebetulan Pada Akhir Tahun 2019 ada dana Silpa sebesar Rp.100 Juta Dan Bukan 200 Juta sebagaimana yang dilaporkan  Rahman warga Desa Tanete Pao.

Maka Dana Tersebut kami cairkan pada salah satu Bank Dimamuju pada awal januari  tahun 2020 untuk di pergunakan dan melengkapi invetaris Kantor Di Desa Tanete Pao seperti halnya Motor ,Kompiuter baju dinas dan sebagainya.  Dan sisanya digunakan biaya operasional kantor Didesa Tanetepao .

Menurut Pelaksana Tugas Desa TanetePao ada tiga poin dalam pemberitaan tersebut kami hak jawab dan klarifikasi  adalah sebagai berikut: Yang pertama Menyangkut Perombakan Perangka Desa Tanete pao namun semuanya perangka Desa yang ada merupakan peninggalan Mantan Kepala Desa Sebelum Saya sebagai  Penjabat Kepala Desa Tanete Pao dan saya melanjutkan Struktur Perangka Desa yang ada, itu tidak benar kalau ada perombakan.

“Kedua =Dana Silpa yang dilaporankan Saudara Rahman Rp.200 Juta sama sekali tidak benar sebab dana Silpa yang tersisa pada tahun 2019 hanya sebesar Rp.100 juta, dan penggunaan sudah sesuai Prosedur dan peraturan Desa yang ada”.

” Ketiga Mencairkan Dana Silpa Sebagai mana dalam pemberitaan secara sembunyi-sembunyi Tampa ada rekomondasi Pencairan  yang dilaporkan saudara Rahman itu semua tidak benar dan pada intinya dana Silpa tersebut Digunakan sesuai dengan peruntukannya dilampirkan dengan Bukti Kwitansi dan pembenjaan penggunaanya berdasarkan kebutuhan biaya operasional yang digunakan Didesa Tanete Pao untuk kepentingan dan kelancaran dalam menjalankan Tugas sebagai penjabat kepala Desa Tanatene Pao ,Ungkap Anzar Ahmad “dikediaman Mantan Desa Tanete Pao didengarkan oleh Camat Tapalang Barat dan Kaur Pemerintahan yang kebetulan datang menghadirin acara penyerahan BLT DD tahap ke dua dan Peninjauan Lapangan Bola Di desa Tanete Pao.

Dan Pada Acara Tersebut dihadirin beberapa Lsm dan Media untuk menyaksikan secara langsung penyerahan BLT DD tahap kedua Didesa Tanete Pao.

Lebih Lanjut Menjelaskan Bahwa semua kegiatan baik berupa Proyek Maupun Bantuan Didesa Tanete Pao  semua sudah di audit oleh Inspektorat dan dianggap tidak ada masalah  dan  temuan sehingga laporan Rahman Warga Desa Tanete Pao terbantahkan dianggap tidak sesuai data dan fakta dilapangan alias direkayasan.

Sementara itu Mantan Kepala Desa Tanete Pao priode sebelumnya Dikediamannya menjelaskan Data- data proyek yang disampaikan Saudara Rahman tersebut Memang Sebagaian ada  namun semua data-data Proyek sudah dikerjakan sesuai petunjuk Juknis yang ada pada beberapa Item Proyek baik  yang bersumber dari dana Desa Maupun dari anggaran  APBN .

“Kami Sudah Kerjakan pak !!!? Sesuai RAB dan petunjuk Juknis yang ada.  Fajar saja kalau data Proyek tersebut yang diperoleh Saudara Rahman itu lengkap sebab operator dikantor Desa Tanete Pao adalah Sepupuk Sekali saudara Rahman dan pada saat, saya menjabat Kepala Desa Priode Sebelumnya Dan Pada Saat itu   Saudara Rahman juga sebagai  DPD Desa Tanete Pao .

Mengingat Pelaksanakan Tugas Kepala Desa Tanete Pao hanya sebagai pengantar yang ditugaskan Bupati dan pada saat Pilkades nanti saya masih berkeinginan mencalonkan   kembali pada pemilihan kepala Desa Tanete Pao Kecamatan Tapalang Barat Mamuju Sulbar.Tutup Mantan Kades Dikediamannya.

( Halik/Metrosulbar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here