METROSULBAR COM>Menjelang 1 Syawal 1441 / 2020 M Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat melakukan pemantauan Hilal melalui Tim Rukyatul Hilal Bidang Bimbingan Masyarakat Islam, Jumat (05/22). Hingga 29 Ramadhan, hilal dipastikan belum terlihat sehingga Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah diperkirakan jatuh pada hari Minggu (25/05/2020).

Dalam kegiatan yang digelar di Tanjung Mercusuar, Desa Sumare, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kanwil Kemenag sulbar, H. Misbahuddin menjelaskan bahwa matahari yang terbenam pada pukul 18:03 WITA dan posisi hilal pada saat matahari tenggelam berada pada -4 derajat.

Kegiatan Rukyatul Hilal kali ini cukup berbeda dari sebelumnya karena dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Barat. Turut hadir pula unsur dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Barat, ormas islam seperti Nahdatul Ulama (NU) dan juga Pengadilan Negeri Agama Mamuju.

Dalam wawancara di akhir kegiatan pemantauan Ka.Kanwil Kemenag Sulbar menegaskan bahwa pelaksanaan rukyatul hilal pada hari ini memang tidak bisa nampak karena berada dibawah minus 4 derajat dan ditambah oleh kondisi langit yang berawan, namun hasil pemantauan ini tetap akan dilaporkan ke pusat dan kemungkinan besar shalat idul fitri akan dilaksanakan pada hari ahad sambil menunggu pengumuman resmi dari menteri agama republik indonesia.

“Kemudian kita harapkan kepada seluruh masyarakat muslim yang ada di sulawesi barat untuk melaksanakan shalat idul fitri di rumah aja, dan kementerian agama sudah menyiapkan panduan shalat idul fitri di rumah begitu juga khotbah singkat idul fitri 15 menit”, tutup Ka.Kanwil

Humas Kemenag Sulbar.(RK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here