Desa Taan Klarifikasi Atas Kekisruhan Pembagian Bantuan BLT Di Desa Taan Mamuju Sulbar..

0
56
MENYERAHKAN BANTUAN BLT DESA SEBESAR RP.300.000,KEPADA MASYARAKAT DESA TAAN KEC.TAPALANG MAMUJU SULAWESI BARAT.(FOTO DOK.)

MAMUJU-Menanggapi atas isu yang berkembang diluar tentang Rancunya pembagian BLT didesa Taan Kecamatan Tapalang Mamuju Sulawesi Barat,mengingat penerapan Fisical Distansing maka kepala Desa Taan mengeluar surat untuk tidak melakukan Jumpa Pers tentang hal pembagian BLT didesa Taan Kecamatan Tapalang Mamuju Sulawesi Barat.

keterangan Pers tersebut berisikan adalah sebagai berikut :

  1. Berhubung adanya penerapan Fisical distancing maka pemerintah Desa Taan tidak bisa melakukan Jumpa Pers,untuk mengklarifikasi kekisruhan Pembagian bantuan langsung Tunai (BLT) Desa Taan.2.Kurang lebih satu bulan terakhir pemeritah Desa Taan Fokus melakukan pendataan Pendusuk Desa Taan yang masuk ketegori Layak diberikan bantuan langsung tunai (BLT).3.Jumlah KK diDesa Taan mencapai 713 KK.4.Setelah dikurangi peserta PKH sebanyak 139 KK,Penerima BST sebanyak 174 KK dan PNS,TNI,Polri maka sisa KK yang belum Tersentuh bantuan sebanyak 400 KK.5.Jumlah Kuato Anggaran bantuan langsung tunai (BLT) DesaTaan sebelumnya adalah sebesar Rp,1.100,261.000 X 30%=Rp 330.078,300,atau setara dengan183 KK,penerima BLT,setelah pemangkasa Rp,1,089,454,000X 30 % =Rp.326,836,200,atau setara dengan 181,5 KK dibulatkan menjadi 182 KK.6.Calon penerima bantuan secara Resmi disepakati dengan Badan Permusyawaratan Desa Taan  sebanyak 182 KK sementara masyarakat yang merasa terdampak Covid -19 sebanyak 400 KK.7.Hari Rabu Tanggal 20 Mei 2020 Pemerintah Desa Taan menyalurkan bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp.600.000,-.8.,Penyaluran dilengkapi dengan tanda terima dan Foto saat serah terima,.9.Mungkin Berangkat dari kepedulian dan rasa ingi berbagi,maka penerima bantuanlangsung tunai diluar kantor DesaTaan mereka membagi dua bantuan mereka dengan saudara-saudaranya yang lain sehingga masing-masing mendapatkan Rp.300,000,per KK,.10. Kemudian Dijadikan dasar pihak ketiga  untuk memberitakan dan menyebar dimedia sosial bahwa pemerintah Desa Taan seakan-akan hanya menyalurkan Rp 300,000,/KK Ungkap  Kades Taan Dalam Suratnya yang dikirim melalui WA Redaksi Metrosulbar Dimamuju, Surat tersebut ditanda tangani Ke Tua DPD Desa Taan Kamaruddin,A,md bersama Kepala Desa Taan Rahmat Kasim.

  1.  Perluh Diketahui bersama Sementara itu Pemerintah Pusat mengambil Kebijakan Akibat dampak  Covid -19 untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona maka pemerintah Pusat ditindak lanjuti Pemerintah Daerah mengambil kebijakan berupa bantuan antara lain;

    1. PKH
    2. BPNT
    3. BLT Dana Desa
    4. BLT Kementerian/kemensos
    5. BLT APBD
    6. Sembako APBN
    7. Sembako APBD

    Ini harus dibedakan ya.

    PKH adalah Program Keluarga Harapan, bentuknya uang tunai langsung masuk rekening masing-masing. Besarannya pun berbeda setiap keluarga berdasarkan jumlah komponen tiap keluarga.

    BPNT (dulu namanya Raskin) adalah Bantuan Pangan Non Tunai, bentuknya berupa Bahan Makanan yang disalurkan melalui ewarong, KUBE, atau agen yang ditentukan oleh bank HIMBARA berjasama dinas sosial.

    BLT Dana Desa adalah Bantuan Tunai dari Desa Masing-masing,
    (ingat bukan untuk kelurahan ya tapi desa)
    Besarannya 600 ribu per bulan direncanakan selama 3 bulan. Nah BLT dari Dana Desa perlakuannya ada 3,
    I. Bagi Desa yg belum Cair Dana Desa Tahap I, maka diprioritaskan untuk BLT Covid 19.
    II. Bagi desa yg telah cair Dana Desa Tahap I, namun belum habis dibelanjakan, maka diprioritaskan untuk BLT Covid 19
    III. Bagi desa yg telah cair Dana Desa Tahap I dan telah habis dibelanjakan, maka segera bermohon Tahap II diprioritaskan untuk BLT Covid 19. Pertanyaan, siapa yg dibantu BLT Dana Desa? Jawab: adalah warga desa yg penghasilannya terdampak Covid 19 dan bagi warga desa rentan sakit, atau sakit menahun. Dengan demikian ada Desa lebih duluan beri bantuan ada juga terlambat beri bantun karena prosesnya tadi diatas itu Tahap I, Tahap II.

    BLT kementerian Sosial adalah bantuan bentuk Tunai Berdasarkan DTKS Dinsos diperuntukkan bagi rata-rata perkotaan atau kelurahan dan juga Desa.

    BLT APBD adalah juga bantuan Tunai Dari Dinas Sosial juga diperuntukkan bagi masyarakat yg belum Dapat BLT Dana Desa atau lainnya.

    Sembako APBN adalah bantuan berupa bahan makanan yang bersumber dari pemerintah pusat langsung

    Sembako APBD adalah juga bantuan berupa bahan makanan yg bersumber dari APBD provinsi dan Kabupaten.

    Kesimpulan :

    Ternyata bantuan itu banyak  Bentuknya  dan yang bertanggungg jawab adalah  sendiri sendiri .

    1. PKH itu penanggung jawabnya kementerian sosial pusat  berdasarkan data dari mereka desa memang tidak dilibatkan dan ada Pendampingnya.

    2. BPNT itu penanggung jawabnya Dinas Sosial Kabupaten kota  dan pembagiannya oleh mitra yang ditunjuk bank & dinas atau kantor pos setempat.

    3. BLT DANA DESA ini baru jadi tanggumg jawabnya pemerintahan yang ada di pedesaan desa .

    4. BLT PUSAT ini tanggung jawabnya Kementrian Sosial pusat

    Dan Semua Bantuan di harapkan tidak akan  tumpang tindih atau ganda  dan bermanfaat bagi masyarakat yang berhak menerimanya sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah .

    Tim Redaksi DKK .SEMOGA BERMANFAAT…
    🙏🙏🙏🙏

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here