MAKASSAR — Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Dr. Ir. Hasto Kristiyanto, M.M memberikan kuliah umum kebangsaan di Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar (UNM), Senin 6 Februari 2023.

Sebagai dosen tamu, Hasto memberikan kuliah umum dengan tema “Reaktualisasi Pemikiran Bung Karno saat Ini Menyongsong Indonesia Emas 2045 sebagai Poros Maritim Dunia”.

Dalam sambutannya, Rektor UNM Prof. Dr. Ir. H. Husain Syam, M.TP., IPU., ASEAN Eng menuturkan, mewakili seluruh civitas akademika UNM, kehadiran Sekjen PDI Perjuangan merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan.

“Wajar dan pantas UNM menjadi rumah besar pemerintah. Untuk itu UNM berkomitmen untuk selalu membantu dengan 51.000 mahasiswa,” ujar pria yang akrab disapa PHS ini.

Sesuai tema yang diangkat, yakni menggelorakan semangat Bung Karno menjadi inspirasi bagi seluruh sejarah pergerakan pemuda di Indonesia. Sehingga dirinya mulai membangun poros maritim yang dimulai dari Menara Pinisi.

“Pemikiran Bung Karno ini sungguh luar biasa dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” kata Prof Husain Syam.

Selain itu, kegiatan ini sangat penting bagi mahasiswa dan masyarakat Sulawesi Selatan pada umumnya dalam meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang politik dan kebangsaan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang diskusi yang produktif dan memberikan inspirasi baru bagi mahasiswa dan masyarakat Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Prof Husain Syam juga berharap kehadiran Sekjen PDI Perjuangan dapat lebih mempererat hubungan antara UNM dan PDI Perjuangan, serta memperkuat sinergi antara akademisi dan politisi.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang diskusi yang produktif dan memberikan inspirasi baru,” tandasnya.

Sementara Sekjen PDIP Dr. Ir. Hasto Kristiyanto, M.M di awal kuliah umumnya menyerukan salam Pancasila. Menurutnya, Prof Husain Syam memiliki prestasi yang sangat membanggakan hingga ke tingkat nasional dan punya komitmen membangun poros maritim sesuai pemikiran Bung Karno.

Hasto mengatakan, sesuai ilmu Bung Karno, PDIP tidak pernah membeda – bedakan kaum pria dan wanita dalam membangun bangsa.

Ketika berbicara di setiap kampus, dirinya selalu menyerukan kemampuan intelektual harus dapat mengusai ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Dari Menara Pinisi (UNM) kita mulai melahirkan pemimpin yang berkualitas dan berintelektual dan menguasai teknologi serta membangun poros maritim,” cetusnya.

Tentunya hal itu dimulai dari membangun sikap atau kultur kedisiplinan untuk mengakselerasi pengembangan atau tradisi intelektual.

“Jadi rajin – rajinlah membaca untuk mencari inspirasi, mencari tahu sejarah perjuangan Bung Karno yang sangat menginspirasi serta selalu berpikir apa yang menjadi masalah rakyat,” kata Hasto.

Selain dihadiri ratusan mahasiswa, hadiri pula Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc dan Rektor UIN Prof. Hamdan Juhannis M.A, Ph. D, legislator PDI Perjuangan, Wakil Bupati Gowa dan undangan lainnya.

(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini