LAPORAN :HUSAIN SONDOANG  REPORTER METROSULBAR.COM

METROSULBAR.COM(MAMUJU)-Paska Peristiwan banjir yang melanda kabupaten Mamuju sulawesi Barat yang terjadi beberapa titik yakni :Didesa Papalang kecamatan Papalang,Kanang-Kanang kelurahan Sinyonyoi dan Kampung Baru Kelurahan Bebangan Kecamatan Kalukku.Berdasarkan Pemantauan Wartawan Metrosulbar dari tiga lokasi  Didesa Papalang akibat intesitas curah Hujan yang tinggi,pada kamis sore tanggal 28/2/2019 hingga malamnya mengakibatkan Sungai Papalang meluap pada sekitar pukul 2 dini hari. Kepala Dusun Papalang,Jamaluddin, dan Kepala Dusun Galung Sarman,dalam kejadian tersebut tidak ada korban Jiwa ,Namun dari hasil pemantauan dilapangan terdapat beberapa kerugian yang diakibatkan Banjir Banda tersebut.Kerugian yang dialami warga Papalangh terdapat 1 unit Jembatan Rusak berat  Didusun Papalang Pantai,20 Rumah Didusun Galung bagian Barat terendam dengan ketinggian 90-100 CM 5 hektar Sawah terendam dan 1 Ekor Sapi ditemukan Mati, dan Empat Ekor lagi sampai saat ini belum ditemukan Pemiliknya.Kepala Desa Papalang Muliadi langsung meninjau warganya yang kena banjir Bandang.Menurut Kepala Desa Infastruktur yang Rusak akan Rekonstruksi sesuai anggaran Dana Desa dan segerah mengkaji secara Teknik dengan melibatkan pendamping Desa.

 

   Sementara itu Tercatat beberapa tempa yang terkena Bencana banjir Kampung Baru,Kanang-kanang Gentungan kabupaten Mamuju mendapat perhatian serius dari Bupati Mamuju H.Habsi Wahid, meski kebetulan bertepatan pelaksanaan tugasnya bertemu dengan Menpan RB bersama seluruh Bupati Se-Sulbar di ibu kota jakarta, Habsi segera memerintahkan jajarannya seperti Dinas Sosial, BPBD dan PU untuk langsung mengambil langkah taktis, semua sudah saya minta bergerak untuk melakukan pemantauan sekaligus melakukan pendataan kerusakan yang telah ditimbulkan banjir, kata Habsi melalui sambungan telepon seluler (jumat, 1 maret 2019). ditambahkan, daerah terdampak banjir terjadi di beberapa wilayah kecamatan, kejadiannya hampir menyeluruh dan tidak hanya terjadi di pusat kota, dari laporan BPBD dan tim yang kita turunkan dipimpin oleh Sekda, banjir ini akibat debit air yang sangat tinggi pertemuan pasang air laut dengan sungai yang meluap akibat hujan deras yang mendera Mamuju tadi malam, hampir dipastikan ini murni bencana alam, olehnya saya minta kepada semua masyarakat untuk tetap waspada dan tetap bersabar, kita semua tengah mendapat ujian, ungkapnya.

sekretaris daerah Kabupaten Mamuju H.Suaib menjelaskan, Tim pemerintah daerah terdiri dari OPD teknis dibantu aparat kecamatan dan lurah telah diminta melakukan pendataan yang falid terhadap korban banjir, untuk selanjutnya akan di berikan bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak, ini akan kita rapatkan malam ini untuk segera dilakukan tindakan,tutup Suaib.

Camat kalukku Syarifuddin Calang menuturkan dari hasil pantauannya terdapat beberapa titik diwilayah Kalukku yang sangat parah terdampak banjir, bahkan dua sekolah diminta untuk diliburkan sementara karena mengalami kerusakan yakni SD Kampung Baru dan SMP 2 Kalukku

selain itu camat Kalukku juga meminta agar pihak Puskesmas Tampa Padang untuk membuka posko khusus tangani korban banjir, dari data sementara dilaporkan sebanyak 60 orang telah memeriksakan diri diposko kesehatan darurat akibat luka-luka, saat ini puskesmas kami juga terdampak jadi lumpuh total, olehnya kita buka posko ini untuk penanganan terutama bagi korban banjir, sebut kepala puskesmas tampapadang ” Subhan dg Masimpa”.

(H)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here